Penulis: Syaryansah Jati Prawira

Yaman, 30 Juni 2026 – Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman melalui Departemen Pendidikan dan Keilmuan sukses menyelenggarakan "Edufair Seminar Kelembagaan di Yaman" secara daring pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PPI Yaman dalam memberikan informasi resmi, edukasi, serta pendampingan bagi calon pelajar Indonesia yang berencana melanjutkan studi ke Yaman.

Webinar berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh 41 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki minat untuk menempuh pendidikan di Yaman.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PPI Yaman periode 2025–2026, Ahmad Fikri Syafi'i, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program rekomendasi lembaga pendidikan di Yaman yang telah disusun oleh PPI Yaman. Menurutnya, seminar ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menyediakan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada calon pelajar Indonesia.

"Kegiatan ini hadir sebagai respons atas masih terbatasnya akses informasi resmi mengenai lembaga pendidikan di Yaman, adanya perbedaan sistem pendidikan di setiap lembaga, serta kebutuhan akan ruang komunikasi antara calon pelajar dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Yaman," ungkap Ahmad Fikri Syafi'i.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PPI Hadramaut, Ustadz Azam, serta Ketua PPI Mukalla, Ustadz Ulil Abshar, menegaskan pentingnya kegiatan seperti Edufair Seminar sebagai sarana memberikan gambaran menyeluruh mengenai sistem pendidikan di Yaman. Dengan informasi yang tepat, diharapkan calon pelajar dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang sebelum memulai studi di luar negeri.

Acara dipandu oleh Ach. Lu'ay Bahtiar sebagai Master of Ceremony dan Muhammad Raihan Najib sebagai moderator.

Mengenal Lebih Dekat Tiga Lembaga Pendidikan di Yaman



Dalam webinar ini, peserta memperoleh pemaparan langsung dari perwakilan tiga lembaga pendidikan yang banyak menjadi tujuan pelajar Indonesia, yaitu Universitas Imam Syafi'i Mukalla, Ma'had Darul Musthofa Tarim, dan Institut Alaydrus Tarim. Masing-masing narasumber menjelaskan profil lembaga, sistem pembelajaran, kurikulum, proses seleksi, hingga informasi mengenai biaya pendidikan dan keberangkatan.

Universitas Imam Syafi'i Mukalla

Materi disampaikan oleh Habib Abdul Qodir Al-Kaff, Lc., mahasiswa program magister Universitas Imam Syafi'i Mukalla.



Beliau menjelaskan bahwa lembaga yang didirikan oleh Syekh Muhammad bin Ali Ba'athiyah ad-Dau'ani ini berawal dari sebuah ribath pada tahun 2011 sebelum berkembang menjadi perguruan tinggi.

Program studi ditempuh selama 4,5 tahun (9 semester) yang diawali dengan kelas Tamhidi selama enam bulan sebagai tahap persiapan bahasa Arab dan dasar-dasar ilmu syariat. Mahasiswa mulai memilih konsentrasi keilmuan pada semester keenam.

Dalam aspek pembinaan, universitas menerapkan sistem pendidikan berbasis pesantren dengan kewajiban mengikuti salat berjamaah, wirid harian, serta hafalan matan. Mahasiswa juga memperoleh izin keluar kampus secara berkala setiap dua pekan.

Untuk proses pendaftaran, calon mahasiswa diarahkan melalui perwakilan resmi di Indonesia, yaitu Robithoh 'Atho' wal 'Irfan. Biaya keberangkatan tahun ini sebesar 2.200 USD dengan biaya hidup bulanan sekitar 100 USD.

Ma'had Darul Musthofa Tarim

Pemaparan kedua disampaikan oleh Ustadz Wahyu Seno Prabowo, yang menjelaskan sejarah berdirinya Ma'had Darul Musthofa oleh Habib Umar bin Hafidz bersama kakaknya, Habib Ali bin Salim bin Hafidz.



Beliau menjelaskan bahwa sistem pendidikan Darul Musthofa dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu ilmu, suluk, dan dakwah, dengan metode pembelajaran talaqqi yang menekankan kesinambungan sanad keilmuan.

Jenjang pendidikan terdiri atas program I'dad, Ittila', dan 'Alamiyah, masing-masing berdurasi dua tahun. Materi yang dipelajari meliputi berbagai disiplin ilmu syariat, lima mazhab fikih, hingga ilmu-ilmu rasional (aqliyyat) seperti mantiq dan filsafat.

Seleksi penerimaan mahasiswa dilakukan berdasarkan kuota melalui ujian bahasa Arab dan ilmu syariat dasar yang diselenggarakan di sejumlah wilayah Indonesia maupun secara daring, kemudian dilanjutkan dengan Dauroh Qobul selama tiga bulan di Darul Musthofa Solo.

Pendidikan dan asrama diberikan secara gratis. Peserta hanya menanggung biaya tiket perjalanan sekitar 1.000 USD, biaya keberangkatan dan kebutuhan awal sebesar 775 USD, serta biaya iqamah sebesar 50 USD setelah memasuki tahun ketiga.

Institut Alaydrus Tarim

Sesi terakhir disampaikan oleh Ustadz Muhammad Nour Fauzan, yang memperkenalkan Institut Alaydrus Tarim, lembaga yang didirikan pada tahun 2003 oleh Dr. Habib Abdullah bin Abdul Qadir Alaydrus.



Institut ini memiliki fokus pada pengkajian ilmu-ilmu syariat serta program Qira'at Sab'ah yang menggabungkan sanad qira'at dari Irak dan Mesir.

Program pendidikan yang tersedia meliputi jenjang setara Madrasah Aliyah bekerja sama dengan Pondok Pesantren An-Nuriyah, program Sarjana Syariah, Ilmu Hadis, Bahasa Arab, serta kelas Tamhidi. Hingga saat ini, Institut Alaydrus telah melahirkan lebih dari 500 muqri' di bidang qira'at Al-Qur'an.

Pendaftaran dibuka setiap bulan Syawal dengan keberangkatan pada bulan Muharram melalui maktab resmi yang berlokasi di Pondok Pesantren An-Nuriyah, Gresik, Jawa Timur.

Melalui pemaparan yang komprehensif dari ketiga narasumber, peserta memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai karakteristik masing-masing lembaga pendidikan di Yaman. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang valid bagi calon pelajar Indonesia dalam menentukan pilihan studi sesuai dengan minat, kebutuhan, dan tujuan pendidikan mereka.

PPI Yaman berharap Edufair Seminar Kelembagaan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya penyebaran informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mendampingi calon pelajar Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Yaman.


=========================================


Terus ikuti perkembangan kami via media sosial dibawah ini:


Instagram: https://www.instagram.com/ppiyaman?igsh=MWhtemtzYXN6b2FoOQ==

Facebook: https://m.facebook.com/YamanPPI/?locale=id_ID

Tiktok : https://www.tiktok.com/@ppi.yaman?lang=id-ID&is_from_webapp=1&sender_device=mobile&sender_web_id=7599554917644912148

Youtube : https://youtube.com/@ppiyaman786?si=YuPsv5Y2amGZ8N6z

Website: https://www.ppiyaman.org/?m=1