Oleh: Risky Syahreyhan (Anggota Departemen Pendidikan dan Keilmuan)
Setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan, umumnya masyarakat Hadramaut, Yaman akan berbondong-bondong menuju lembah Hud untuk memperingati agenda tahunan ziarah Nabiallah Hud ‘alaihissalam.Ziarah Nabi Hud merupakan salah satu tradisi yang sangat dijaga pelaksanaannya oleh masyarakat Hadramaut, adapun yang termasuk daripada tujuannya diantara lain adalah meneladani jejak para nabi Allah dan mempererat silaturahmi dengan berkumpulnya semua masyarakat di satu tempat untuk berziarah satu sama lain, begitu pula membaca zikir dan doa bersama-sama sebagai bentuk persatuan umat.
Tradisi akbar ini tepatnya dilaksanakan pada bulan Sya’ban, satu bulan sebelum Ramadhan dan biasanya dilaksanakan di pertengahan bulan Sya’ban dan dilaksanakan dalam beberapa hari. Adapun kegiatan ini berlokasi di salah satu lembah Hadramaut yang akrab dikenal dengan Syiib Hud, sebuah lembah di daerah Al-Ahqaf yang berjarak kurang lebih 80 kilometer dari Kota Tarim, Hadramaut, Yaman.
Ziarah ini diikuti oleh semua masyarakat Hadramaut, mulai dari pribadi, lingkup keluarga, sampai kabilah-kabilah, juga pastinya para penuntut ilmu dari berbagai lembaga di Hadramaut, baik ribath maupun universitas.
Alasan masyarakat Hadramaut sangat menjaga tradisi ini karena mengikuti para guru dan syeikh (Salafussolih) terdahulu. Walaupun tidak ada perintah secara teks, masyarakat Hadramaut yakin selama apa-apa yang dikerjakan baik dan mengikuti apa yang diwariskan oleh guru-guru dan para syeikh maka hal ini harus dijaga.
Adapun yang tidak kalah menarik adalah adanya kehadiran bazar dan pasar selama ziarah ini berlangsung. Beberapa sumber menjelaskan pasar ini sudah lebih dulu ada jauh sebelum tradisi ziarah, bahkan dikatakan sudah ada dari zaman jahiliyah. Hanya saja saat tradisi ziarah ini dibawa oleh Imam Faqih Muqaddam, orientasi pasar berubah dari yang awalnya materi menjadi perihal ukhrowi. Dari yang tadinya hanya soal jual beli kini juga menjadi sarana dakwah.
- Terus dukung dan ikuti perkembangan kami lewat akun media sosial PPI Yaman di:
- Instagram: @ppiyaman
- Facebook: PPI YAMAN
- Youtube: PPI Yaman
- Website: ppiyaman.org
.jpeg)


0 Komentar