(Tarim, 14/11/2025) — KBRI Muscat berkolaborasi dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman baru saja menggelar Seminar Peringatan Hari Pahlawan Nasional. Acara ini dilaksanakan di Bayt Sofa pada hari Jumat, 14 November 2025.

Adapun narasumber dalam seminar ini adalah Ustadz Ahmad H. Alfian Jihadi, Lc., dengan moderator Syarif Husein Al-Haddad, mahasiswa Universitas Al-Ahgaff semester 3. Acara ini diikuti oleh seluruh perangkat dan pengurus PPI Yaman, serta tamu undangan dari berbagai Organisasi Masyarakat (ORMAS) dan Organisasi Daerah (ORDA) yang turut hadir.

Acara ini diselenggarakan untuk menggugah kembali jiwa kepahlawanan agar dapat terus diteladani oleh para pelajar Indonesia, sekaligus menjaga nilai-nilai serta nama baik bangsa—terutama bagi para pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri. Narasumber, Ustadz Alfian Jihadi, yang juga merupakan mantan Ketua Umum PPI Yaman dan kini menjabat sebagai Wakil Kepala Biro Pers, Media dan Informasi PPI Dunia, menyampaikan beberapa pesan penting.

Dalam seminarnya, beliau merangkum tiga poin utama yang menurutnya dapat dijadikan nilai kehidupan bagi para pelajar Indonesia. Pertama, As-Shobru (kesabaran); kedua, As-Syuja’ah (keberanian); dan ketiga, An-Nadhor ila Mustaqbal (melihat ke depan).

Pertama: As-Shobru (kesabaran)

Para pejuang Indonesia menunjukkan kesabaran dalam melawan penjajah demi memerdekakan bangsa. Mereka berani mengerahkan segala kemampuan pada masanya.


Kedua: As-Syuja’ah (keberanian)

Para pahlawan yang diperingati hari ini bukanlah mereka yang gentar menghadapi lawan, melainkan mereka yang penuh keberanian dalam menghadapi berbagai ancaman penjajah.


Ketiga: An-Nadhor ila Mustaqbal (melihat ke depan)

Para pejuang memiliki prinsip dan pandangan jauh ke depan tentang apa yang akan terjadi dan bagaimana masa depan bangsa harus dibangun.


“Tiga poin tersebut dapat antum amalkan dari para pahlawan,” ucap narasumber dalam seminarnya.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari perwakilan pengurus dan tamu undangan, yang kemudian dijawab langsung oleh narasumber.

Menariknya, acara ini bertepatan dengan prosesi Pelantikan Pengurus PPI Yaman periode 2025–2026 yang mengusung nama Kabinet Langkah Bersama.


— Rizky Syahreyhan

Anggota Departemen Pendidikan dan Keilmuan